Akses Tools Pengerjaan ZNT (Zona Nilai Tanah) Gratis untuk ArcGis Desktop dan Arcgis Pro

Tools ZNT (Zona Nilai Tanah) 

zona-nilai-tanah

Postingan kali ini akan mengupas tools GIS untuk mempermudah pengerjaan project ZNT (Zona Nilai Tanah). Sebagai pengantar singkat ZNT sebagaimana namanya zona nilai tanah merupakan kumpulan zona yang diindikasikan memiliki nilai tanah (m2) yang seragam (dengan nilai standar deviasi tidak lebih besar dari 30%). Peta ZNT dibuat berdasarkan beberapa tahapan utama sebagai berikut:

Tahapan Pengerjaan Zona Nilai Tanah

  1. Deliniasi zona menjadi zona pertanian dan non pertanian berdasarkan kenampakan citra satelit
  2. Pengambilan sampel harga tanah untuk masing masing zona, dengan jumlah sampel minimal 3 titik sampel setiap zona
  3. QC data survey dan penyajian hasil akhir berupa peta zona, peta simpangan baku relatif, peta sebaran sampel, dan peta ZNT.

Layaknya pekerjaan pada umumnya, ZNT juga memiliki common challenges mulai dari deliniasi zona hingga pengambilan data lapangan. Berikut ringkasan tantangan dalam pengerjaan zona nilai tanah.

Hambatan Pembuatan Zona Nilai Tanah

  1. Pembuatan zona awal menuntuk ketelitian tingkat tinggi, mengingat harus menyesuaikan dengan kenampakan alam dan persil tanah. Mutlak hukummnya tidak boleh terjadi zona memotong persil, tumpang tindih/overlap, dan zona tidak snap dengan garis persil terluar. 
  2. Pengambilan data lapangan penuh dengan dinamika, sehingga untuk mendapatkan harga penawaran tanah yang sebenar benarnya menjadi challenge tersendiri.
  3. QC hasil survey lapangan kebanyakan masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efektif dan efisien.

Tools Mempermudah Pengerjaan Zona Nilai Tanah

Guna menjawab tantangan tersebut maka dibuatlah toolbox untuk Arcgis Desktop & Arcgis Pro dengan beberapa  fungsi untuk efektifitas pengerjaan zona nila tanah. Tools ini tentu bukan menjadi game changger, namun harapannya dapat sedikit memperingkas waktu pengerjaan di tahap tahap tertentu, termasuk menjawab hambatan pembuatan zona nilai tanah diatas. Secara ringkas toolbox tersebut berisi 3 tools saja dengan fungsi sebagai berikut:


  1. Tools untuk membuat zona tepi jalan (zona 1 non pertanian). Namun tools ini memilki keterbatasan jaringan jalan harus presisi dan tidak intersect/menyentuh persil. Hal ini karena basic yang digunakan dari tools ini adalah buffer dengan customisasi. 
  2. Tools untuk membagi zona sesuai jumlah surveyor. Pembagian zona untuk masing-masing surveyor seringkali menghabiskan banyak waktu, demi menjawab tantangan tersebut maka lahirlah tools ini. Dengan memanfaatkan algoritma Recursive Spatial Bisection maka pembagian zona terdistirbusi merata. 
  3. Tools QC survey memberikan output berupa jumlah sampel setiap zona, dan nilai standar deviasi relatif. Tools ini menjawab tantangan sekaligus harapannya mampu menjadi alat untuk evaluasi harian untuk memantau kualitas data lapangan daily yang diperoleh dari penarikan data SIPENTA.
Tools ini dapat diakses secara gratis melalui repository github penulis yang terdapat di menu/footer. Tutorial pemasangannya juga sudah ada di Github. Semoga dapat membantu!

Nggak ada tema, cuma isi kepala yang tumpah begitu saja.